Cara Limit Bandwidth Mikrotik dengan Queue dan PCQ
Cara limit bandwidth MikroTik: untuk pengguna sedikit pakai simple queue per alamat; untuk pengguna berubah-ubah pakai PCQ agar jatah terbagi otomatis; untuk kebutuhan prioritas berlapis pakai queue tree dengan HTB. Ukur kapasitas nyata dengan iperf3 lebih dulu, lalu pasang batas total sedikit di bawahnya.
Keluhan yang paling sering muncul bukan internet mati, tapi internet terasa lambat padahal langganannya besar. Penyebabnya hampir selalu sama: tidak ada yang mengatur giliran. Satu orang mengunduh berkas besar, dan sisanya menunggu. Speedtest tetap bagus karena pengujian itu hanya mengukur satu koneksi pada satu waktu.
Panduan ini menjelaskan tiga cara membatasi bandwidth di MikroTik dan kapan masing-masing tepat dipakai. Yang paling sering salah pilih adalah memakai batas keras per orang untuk jaringan yang jumlah penggunanya berubah β hasilnya kapasitas yang sudah dibayar justru menganggur saat jaringan sepi.
Simple queue, PCQ, atau queue tree
Memakai yang paling rumit untuk kasus sederhana hanya menyulitkan perawatan. Memakai yang paling sederhana untuk kasus rumit membuat hasilnya tidak pernah memuaskan. Ini pembagiannya.
| Cara | Kekuatannya | Dipakai kalau |
|---|---|---|
| Simple queue | Satu baris satu target, mudah dibaca | Pengguna sedikit dan tetap, misalnya sepuluh komputer kantor |
| PCQ | Jatah terbagi rata otomatis sesuai jumlah pengguna aktif | Jumlah pengguna berubah-ubah: hotspot, kos, RT/RW Net |
| Queue tree + HTB | Berlapis: total, kelompok, lalu orang | Butuh prioritas antar kelompok, bukan hanya batas per orang |
| Mangle + prioritas | Mendahulukan jenis trafik tertentu | Rapat daring dan panggilan suara tidak boleh terganggu unduhan |
1. Ukur kapasitas nyata lebih dulu
Jangan memasang batas berdasarkan angka langganan. Ukur dengan iperf3 ke server yang jelas, atau minimal dengan Tools lalu Bandwidth Test. Yang Anda cari bukan angka puncak sesaat, tapi angka yang bertahan selama beberapa puluh detik.
Setelah dapat angkanya, pasang batas total sekitar lima sampai sepuluh persen di bawahnya. Ini yang membuat antrian benar-benar dikendalikan router Anda, bukan menumpuk di perangkat ISP tempat Anda tidak punya kendali. Tanpa margin ini, prioritas trafik apa pun yang Anda pasang akan terasa kurang berpengaruh.
2. Cara paling cepat: simple queue per alamat
Buka Queues lalu tab Simple Queues. Tambahkan satu entri dengan Target diisi alamat atau rentang alamat, lalu Max Limit diisi unggah/unduh, misalnya 3M/10M. Selesai β batas itu langsung berlaku.
Yang perlu diperhatikan: gunakan alamat tetap untuk target, bukan alamat yang dibagikan DHCP secara acak. Kalau alamat perangkat berpindah, aturannya akan mengenai orang lain. Untuk itu, daftarkan perangkat penting sebagai alamat tetap di DHCP lebih dulu.
3. PCQ untuk pembagian yang menyesuaikan sendiri
PCQ menyelesaikan kelemahan terbesar batas keras. Dengan PCQ, satu aturan melayani seluruh klien: kapasitas dibagi rata di antara yang sedang aktif. Kalau hanya dua orang online, keduanya mendapat jatah lebar. Kalau tiga puluh orang online, jatahnya menyempit dengan adil, tanpa ada yang perlu diubah.
Buka Queues lalu tab Queue Types. Buat dua tipe baru: satu untuk arah unduh dengan Kind pcq dan Classifier dst-address, satu untuk arah unggah dengan Classifier src-address. Isi PCQ Rate dengan batas maksimal per klien β atau biarkan nol kalau Anda ingin benar-benar bagi rata tanpa batas atas per orang.
Lalu buat simple queue dengan Target seluruh rentang jaringan lokal, Max Limit sebesar kapasitas total, dan pada tab Advanced pilih dua tipe PCQ yang tadi dibuat sebagai Queue Type. Satu aturan ini menggantikan tiga puluh aturan per orang.
4. Queue tree untuk prioritas berlapis
Queue tree diperlukan begitu Anda butuh lebih dari sekadar batas: misalnya rapat daring harus dijamin dapat kapasitas, aplikasi kerja mendapat prioritas kedua, dan unduhan besar mengalah.
Bentuknya berlapis. Di puncak, satu queue induk sebesar kapasitas total dengan Parent diisi global. Di bawahnya, beberapa queue anak dengan Parent menunjuk queue induk itu, masing-masing punya Limit At sebagai jaminan minimum dan Max Limit sebagai batas atas. Priority 1 sampai 8 menentukan siapa yang dilayani lebih dulu saat kapasitas berebut; angka lebih kecil berarti lebih diutamakan.
| Lapis | Isi | Limit At | Priority |
|---|---|---|---|
| Induk | Total kapasitas jalur | β | β |
| Prioritas 1 | SIP, RTP, trafik rapat daring | 30 Mbps | 1 |
| Prioritas 2 | Aplikasi kerja, mesin kasir | 60 Mbps | 3 |
| Prioritas 3 | Penjelajahan umum, PCQ per klien | sisa | 5 |
| Prioritas 4 | Pembaruan besar, unduhan latar | 10 Mbps | 8 |
5. Tandai trafik prioritas dengan mangle
Queue tree bekerja atas paket yang sudah ditandai. Buka IP lalu Firewall lalu Mangle, dan buat aturan pada chain forward yang mencocokkan trafik yang ingin diprioritaskan, dengan Action mark-packet.
Untuk panggilan suara, cocokkan port SIP dan rentang port RTP yang dipakai sistem telepon Anda. Untuk trafik rapat daring, pencocokan berdasarkan port saja tidak selalu tepat karena banyak layanan memakai port umum; pendekatan yang lebih dapat diandalkan adalah membuat address-list berisi rentang alamat penyedia layanan tersebut, lalu menandai trafik menuju daftar itu.
Untuk trafik yang ingin ditekan, misalnya pembaruan sistem operasi berukuran besar, cara paling sederhana adalah menandai koneksi yang sudah mentransfer melebihi jumlah tertentu. Buka tab Advanced pada aturan mangle dan isi Connection Bytes, misalnya mulai dari beberapa megabita ke atas. Ini membiarkan pemuatan halaman tetap cepat sementara unduhan panjang otomatis turun prioritasnya.
6. Uji dengan beban nyata
Menyatakan selesai berdasarkan tampilan Queues adalah kesalahan yang paling sering terjadi. Aturan bisa terlihat rapi tapi tidak pernah kena trafik.
- Periksa penghitung byte pada setiap queue. Kalau angkanya nol, aturannya tidak pernah berlaku β biasanya karena parent salah atau paket belum ditandai.
- Jalankan unduhan besar dari dua atau tiga perangkat sekaligus, lalu ukur apakah masing-masing benar-benar dibatasi sesuai rencana.
- Sambil unduhan berjalan, lakukan panggilan suara atau rapat daring. Kalau suaranya tetap bersih, prioritasnya bekerja.
- Uji juga kondisi sepi: dengan hanya satu perangkat aktif, pastikan jatahnya melebar dan tidak terkunci di batas kecil.
- Pakai Tools lalu Torch untuk melihat trafik nyata per alamat kalau ada yang terasa tidak sesuai.
Kesalahan yang membuat pembatasan terasa merugikan
| Kesalahan | Akibatnya |
|---|---|
| Batas keras per orang tanpa PCQ | Kapasitas menganggur saat jaringan sepi, padahal sudah dibayar |
| Target queue memakai alamat dari DHCP acak | Aturan mengenai perangkat yang salah setelah alamat berpindah |
| Queue tree tanpa parent yang benar | Aturan terlihat ada tapi tidak pernah berlaku |
| Batas total dipasang sama dengan kapasitas ISP | Antrian menumpuk di perangkat ISP, prioritas jadi tidak berpengaruh |
| Memblokir total layanan berbagi berkas | Pengguna mencari jalan lain, trafiknya jadi lebih sulit dipantau |
| Menyimpulkan hasil dari speedtest | Speedtest mengukur satu koneksi, bukan perilaku jaringan saat padat |
Tidak mau ribet?
Bagian tersulit dari pekerjaan ini bukan menuliskan aturannya, tapi menentukan angkanya β dan itu perlu pengukuran, bukan tebakan. Kalau Anda ingin bagian itu dikerjakan dengan pengukuran sebelum dan sesudah, pekerjaannya kami tangani remote dalam dua sampai tiga jam, lengkap dengan diagram struktur queue satu halaman yang bisa dibaca orang non-teknis.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apa bedanya Max Limit dan Limit At?
Max Limit adalah batas atas yang tidak boleh dilampaui. Limit At adalah jaminan minimum yang akan tetap didapat meski jaringan sedang berebut. Untuk trafik yang tidak boleh terganggu seperti panggilan suara, yang penting justru Limit At, bukan Max Limit.
Berapa nilai PCQ Rate yang tepat?
Kalau ingin benar-benar bagi rata tanpa batas atas per orang, isi nol. Kalau ingin ada batas per orang meski jaringan sepi, isi angka batas itu. Untuk hotspot kafe, memberi batas atas biasanya lebih baik supaya satu orang tidak memakai seluruh kapasitas saat sedang sepi lalu terasa jomplang ketika ramai.
Bisa membatasi hanya di jam kerja?
Bisa, lewat System lalu Scheduler yang mengaktifkan dan menonaktifkan aturan pada jam tertentu. Pola yang umum: unduhan latar dan pembaruan besar ditahan pada 08.00β17.00, lalu dilepas malam hari agar tetap selesai tanpa mengganggu jam kerja.
Kenapa queue saya penghitungnya nol?
Aturannya tidak pernah kena trafik. Untuk simple queue, biasanya target salah atau ada queue lain di atasnya yang lebih dulu menangani. Untuk queue tree, biasanya parent salah atau paketnya belum ditandai mangle. Periksa dari atas ke bawah, karena urutan menentukan.
Apakah pembatasan bandwidth membebani router?
PCQ dan simple queue relatif ringan. Queue tree berlapis banyak dengan mangle yang panjang mulai terasa di perangkat kelas RB941 dan RB951 yang CPU-nya satu inti. Kalau struktur yang Anda butuhkan cukup rumit, perangkat kelas hEX ke atas jauh lebih nyaman.
Bagaimana memprioritaskan rapat daring kalau portnya berubah-ubah?
Pencocokan berdasarkan port memang tidak dapat diandalkan untuk layanan besar. Pendekatan yang lebih awet adalah membuat address-list berisi rentang alamat penyedia layanan tersebut, lalu menandai trafik menuju daftar itu. Daftarnya perlu ditinjau berkala, tapi jauh lebih stabil daripada mengejar nomor port.
Baca juga
Jasa Setting Bandwidth Mikrotik dan Manajemen QoS
Jasa setting bandwidth Mikrotik: simple queue, PCQ, queue tree, dan HTB. Bagi rata jatah per klien, prioritas Zoom dan VoIP. Mulai Rp450.000.
Jasa Setting Load Balancing & Failover Mikrotik Multi-ISP
Jasa setting load balancing Mikrotik PCC dan ECMP untuk 2-4 ISP plus failover otomatis. Internet tetap jalan saat satu ISP mati. Mulai Rp750.000.
Cara Setting Hotspot Mikrotik dari Nol di RouterOS 7
Cara setting hotspot Mikrotik di RouterOS 7: hotspot setup, user profile, limit kuota, login page custom, dan bypass perangkat. Langkah demi langkah.
Cara Setting Load Balancing Mikrotik PCC untuk 2 ISP
Cara setting load balancing Mikrotik dengan PCC untuk 2 ISP, plus mangle, routing mark, dan failover recursive gateway. Disertai skrip siap tempel.
Ceritakan dulu kondisi jaringan Anda
Konsultasi tidak dikenakan biaya. Kirim saja gambaran masalahnya lewat WhatsApp, nanti kami balas dengan perkiraan pekerjaan, durasi, dan biayanya.